E-learning  |   Info Akademik  |   Pendaftaran Mahasiswa Baru  |   Dosen  





Warta Dies
Warta Dies STIESIA
Perencanaan dan Pengawasan/Pengendalian sebagai Fungsi Manajemen Kembar Siam dalam Organisasi
27 July 2016

Setiap organisasi berupa suatu lembaga atau kelompok fungsional, baik yang berorientasi laba maupun nirlaba senantiasa melakukan fungsi manajemen. Menurut Dr. Heru Suprihhadi, M.S., CPM (Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabaya) yang termuat dalam berita di Koran Harian Bisnis Surabaya edisi 266/Tahun 05, 27 Juni- 3 Juli 2016 bahwa fungsi manajemen menurut banyak pakar manajemen, mulai dari aliran manajemen klasik sampai dengan manajemen modern akan memiliki kesamaan tiga unsur fungsi manajemen, yaitu: perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), dan pengawasan/pengendalian (controlling). Adapun perbedaannya terletak pada unsur fungsi manajemen yaitu kepemimpinan atau pengarahan atau penyusunan staf didalam menjalankan organisasi. Pada artikelnya, kesamaan yang dibahas hanya perencanaan (planning) dan pengawasan/pengendalian (controlling) yang dijalankan oleh tiap organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien.

Perencanaan sebagai salah satu fungsi manajemen adalah proses dasar dimana manajemen memutuskan tujuan utama dan cara mencapainya. Perencanaan dalam organisasi sangat esensial, karena kenyataannya perencanaan memegang peranan lebih dibandingkan dengan fungsi manajemen lainnya. Pada hakekatnya perencanaan merupakan suatu proses tiada akhir bilamana rencana tersebut telah ditetapkan dan harus diimplementasikan. Salah satu aspek penting dalam perencanaan adalah pembuatan keputusan, proses pengembangan dan menyeleksi sekumpulan kegiatan untuk memecahkan suatu masalah tertentu.

Pengawasan/pengedalian manajemen adalah usaha sistematis untuk menetapkan standar pelaksanaan dengan tujuan-tujuan perencanaan, merancang sistem informasi sebagai umpan balik, membandingkan kegiatan nyata dengan standar yang telah ditetapkan sebelumnya, menentukan dan mengukur adanya penyimpangan serta melakukan tindakan koreksi perbaikan yang diperlukan untuk menjamin semua sumber daya organisasi yang dipergunakan dengan cara paling efektif dan efisien guna pencapaian tujuan-tujuan organisasi. beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pengawasan/pengendalian pada saat bersamaan dengan kegiatan perencanaan dilakukan adalah biaya yang mahal, banyaknya kegiatan yang tidak memungkinkan untuk dimonitor secara terus menerus, dan pengawasan/pengendalian yang berlebihan akan berdampak pada berkurangnya produktivitas.

Dengan memperhatikan keterkaitan antara perencanaan dan pengawasan/pengendalian sebagai unsur fungsi manajemen dalam organisasi, keduanya berhubungan erat secara timbal balik. Hubungan timbal balik yang begitu penting antara fungsi manajemen untuk perencanaan dan pengawasan/pengendalian dapat dikatakan sebagai fungsi manajemen yang bersifat kembar siam. Dikatakan kembar siam karena keberadaan pada awal pelaksanaan fungsi perencanaan akan diikuti dengan pelaksanaan fungsi pengawasan/pengendalian pendahuluan, begitu pula sebaliknya bahwa pada saat pelaksanana fungsi pengawasan/pengendalian pendahuluan dilakukan pada saat pelaksanaan awal fungsi perencanaan dalam manajemen dilaksanakan.

Warta Dies Lainnya
Jenjang Studi
Berita
lebih lengkap
Pengumuman
lebih lengkap
Event
lebih lengkap
Bookmark and Share

© 2009 - www.stiesiaedu.com

Best View Resolution 1024 x 768