E-learning  |   Info Akademik  |   Pendaftaran Mahasiswa Baru  |   Dosen  





Warta Dies
Warta Dies STIESIA
Prediksi perilaku Manusia dan Strategi Manajemen Menghadapi Perubahan Sistem Informasi Akuntansi untuk mencegah Resistensi
03 June 2016

Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) beberapa tahun ini mengalami perubahan yang sangat pesat, dimana perubahan tersebut mempengaruhi di berbagai bisnis dan profesi. Salah satunya perubahan di bidang akuntansi yang dulunya untuk menyusun suatu laporan keuangan terjadi efisiensi dalam hal waktu. Menurut Emi Kusmaeni, SE., M.Ak ( Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabaya ) yang termuat dalam berita di Koran Harian Bisnis Surabaya edisi 260/Tahun 05, 16-22 Mei 2016 bahwa dengan adanya perkembangan IPTEK dibidang akuntansi hal tersebut dapat teratasi. Pihak manajemen perlu berhati-hati dalam melakukan perubahan karena setiap perubahan mengandung resiko, dan bentuk resiko tersebut adalah resistensi dalam perubahan. Resistensi yang terjadi ketika terdapat perusahaan dalam sistem informasi akuntansi, terutama yang terkait dengan sistem komputerisasi yaitu resistensi individu. Resistensi individu yaitu penolakan yang dilakukan oleh anggota perusahaan yang diajukan oleh manajemen. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi, antara lain:
1. Faktor kebiasaan kerja
2. Faktor keamanan
3. Faktor ekonomi
4. Faktor sesuatu yang tidak diketahui

Apabila manajemen mengabaikan masalah resistensi tersebut maka dapat dipastikan perubahan sistem akuntansi akan mempengaruhi perilaku pemakai, kemudian akan mempengaruhi kinerja, motivasi, produktivitas, kepuasan kerja dan kerja sama sehingga akan mempengaruhi dalam pengambilan keputusan yang dilakukan oleh manajemen. Untuk mengatasi atau mengantisipasi terjadinya resistensi terhadap perubahan sistem informasi akuntansi, diharapkan manajemen memiliki strategi untuk mencapai keberhasilan. Diantaranya: perubahan yang bertahap, pendidikan dan komunikasi, partisipasi, fasilitas dan dukungan, negoisasi, manipulasi dan kooptasi, paksaan (dilakukan apabila keenam langkah sebelumnya tidak dapat mempengaruhi perubahan perilaku individu yang melakukan penolakan).

Dengan memahami faktor-faktor yang menimbulkan resistensi dan penerapan langkah-langkah dalam melaksanakan perubahan sistem informasi akuntansi tersebut dapat meminimalisir terjadinya resistensi dan tercapainya perubahan sistem informasi akuntansi sehingga akan menghasilkan suatu laporan yang wajar.

Warta Dies Lainnya
Jenjang Studi
Berita
lebih lengkap
Pengumuman
lebih lengkap
Event
lebih lengkap
Bookmark and Share

© 2009 - www.stiesiaedu.com

Best View Resolution 1024 x 768