E-learning  |   Info Akademik  |   Pendaftaran Mahasiswa Baru  |   Dosen  





Berita
berita seputar STIESIA
Problema Praktik CSR & Ekonomi Hijau di Indonesia dan Urgensi Akuntansi Hijau : Bukti Empiris dan Agenda Riset
19 April 2018

Program Studi Strata Dua (S2) Akuntansi dan PPAk Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabaya (STIESIA), Rabu, 18 April 2018 mengadakan acara Kuliah Tamu bertajuk Problema Praktik CSR & Ekonomi Hijau di Indonesia dan Urgensi Akuntansi Hijau : Bukti Empiris dan Agenda Riset dengan narasumber Prof. Dr.Andreas Lako, S.E., M.Si., CA merupakan Direktur program ilmu lingkungan unika Soegijapranata, Semarang dan di moderatori oleh Dr. Wahidahwati, S.E., M.Si., Ak., CA Bertempat di Ruang 202, acara tersebut dihadiri oleh Pendiri STIESIA Prof. Sutjipto Ngumar, Ph.D., C.P.A, Ketua STIESIA Dr. Nur Fadjrih Asyik, S.E., M.Si., Ak., CA, Wakil Ketua I (Bidang Akademik) Dr. Ikhsan Budi Riharjo, S.E, M.Si., Ak.,CA, Ketua Program Studi Magister Sains Akuntansi (MSA) Dr. Titik Mildawati, S.E., M.Si., Ak., CA, Ketua Pendidikan Program Profesi Akuntan Dr. Maswar Patuh Priyadi, M.M., Ak., CA, civitas akademika lainnya dan para mahasiswa.

Ketua STIESIA Surabaya membuka sekaligus memberikan sambutan dalam acara tersebut. Acara dilanjutkan dengan pemberian cinderamata oleh STIESIA Surabaya yang diwakili Dr. Nur Fadjrih Asyik, S.E., M.Si., Ak kepada narasumber.

Dalam materinya, Prof. Dr.Andreas Lako, S.E., M.Si., CA menjelaskan bahwa problematika akuntansi dalam praktik CSR dan ekonomi hijau di Indonesia yaitu. Indonesia dalam beberapa dekade terakhir mengalami krisis sosial-lingkungan yang kian serius dan telah menimbulkan dampak-dampak negatif sangat serius seperti pembakaran lahan & penebangan hutan yang masif, eksploitasi Sumber Daya Alam (SDA) dan lingkungan, penceamaran, kerusakan dan degradasi lingkungan juga krisis energi dan kelangkaan sumberdaya. Sejak disahkan UU No 40 tahun 2007 tentang perseroan terbatas (UUPT) dan UU No 25 tahun 2007 tentang penanaman modal, kepedulian korporasi Indonesia untuk melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan (TJSLP) yang berisfat wajib maupun Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP/CSR) yang bersifat sukareka kian meningkat dari tahun ke tahun. Dalam 6 tahun terakhir , kesadaran korporasi Indonesia terhadap gerakan go green dengan menerapkan dan melaksanakan CSR, green business dan green corporation dalam praktik bisnis dan manajemen kian meningkat dan meluas. Bukti empiris manfaat ekonomi CSR yaitu menurunkan risiko dan meningkatkan prospek perusahaan, kinerja finansial naik, nilai perusahaan naik, harga/ nilai saham naik, dan citra, reputasi, brand dan goodwill naik.

Diakhir acara moderator mengakhiri kuliah tamu dengan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kuliah tamu dan kepada narasumber karena telah bersedia berbagi pengalaman dan berharap semoga ilmu yang sudah dibagi menjadi berkah dan bermanfaat.

foto dari berita diatas
Berita Lainnya
Jenjang Studi
Warta Dies
lebih lengkap
Pengumuman
lebih lengkap
Event
lebih lengkap
Bookmark and Share

© 2009 - www.stiesiaedu.com

Best View Resolution 1024 x 768