E-learning  |   Info Akademik  |   Pendaftaran Mahasiswa Baru  |   Dosen  





Berita
berita seputar STIESIA
Kuliah Tamu: Manajemen Likuiditas pada Divisi Treasury
14 March 2018

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya, Rabu 14 Maret 2018 mengadakan acara Kuliah Tamu: Manajemen Likuiditas pada Divisi Treasury dengan Narasumber Albertina Dwita Harliani, AWM, SE., MIBA merupakan Managing Director Gemah Ripah Foundation dan di moderatori oleh Dr. Bambang Hadi Santoso, SE., M.Si. Bertempat di Convention Hall Graha Widya Bhakti, acara yang diselenggarakan oleh program studi D3 Akuntansi, D3 Manajemen Perpajakan , dan S1 Manajemen ini merupakan rangkaian Dies Natalis ke 46. Acara tersebut dihadiri oleh :
1. Pendiri STIESIA, Prof. Sutjipto Ngumar, Ph.D., C.P.A
2. Wakil Ketua I (Bidang Akademik), Dr. Ikhsan Budi Riharjo, S.E, M.Si., Ak.,CA
3. Ketua Program Studi Manajemen Perpajakan Program Diploma Tiga (D-3), Dr. Hendri Sukotjo, S.E., M.M
4. Sekretaris Program Studi S1 Manajemen, Susanti, SE., M.Si
5. Civitas Akademika lainnya dan para mahasiswa

Dr. Ikhsan Budi Riharjo, S.E, M.Si., Ak.,CA selaku Wakil Ketua I membuka sekaligus memberikan sambutan pada acara tersebut. Acara dilanjutkan dengan pemberian cinderamata kepada narasumber.

Dalam materinya, Albertina Dwita Harliani, AWM, SE., MIBA menyampaikan bahwa treasury merupakan jantung bank, berfungsi mengelola arus kas masuk dan kas keluar sebuah bank (liquidity management), mengelola suku bunga, mengelola nilai tukar valuta asing, dan megelola asset dan liabilities (balance sheet management). Pada manajemen likuiditas, pengelolaan likuiditas bank merupakan peran yang sangat vital dan dilakukan oleh unit pasar uang pada divisi treasury. Reputasi bank sering dinilai dari tingkat likuiditasnya, yaitu kemampuan memenuhi kewajiban kas dan utangnya tanpa mengalami kerugian. Kesalahan pengelolaan likuiditas bank dapat menyebabkan kebangkrutan bank. Manajemen likuiditas berarti cara bank mengelola kekayaannya (modal, pinjaman dan kas) untuk mengurangi resiko likuiditas. Sedangkan pada manajemen suku bunga, peran treasury adalah membantu dewan direksi dalam menentukan tingkat suku bunga bagi setiap dana yang masuk dan keluar dari bank tergantung pada situasi pasar keuangan dan regulasi yang berlaku. Beberapa resiko yang terkait transaksi treasury antara lain resiko pasar, resiko kredit, resiko operasional, resiko reputasi, resiko strategis, resiko bisnis, resiko sistemik, dan resiko hukum.

Memasuki sesi tanya jawab beberapa pertanyaan diajukan oleh peserta, diantaranya bentuk hedging yang dapat diterapkan dalam tresury, waktu yang tepat untuk melakukan hedging, pengaruh kebijakan Bank Indonesia terhadap bank-bank di kawasan lain, hubungan profitabilitas dengan loan to deposit ratio.

Diakhir acara moderator mengakhiri kuliah tamu dengan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kuliah tamu dan kepada narasumber karena telah bersedia berbagi pengalaman dan berharap semoga ilmu yang sudah dibagi menjadi berkah dan bermanfaat.

 

foto dari berita diatas
Berita Lainnya
Jenjang Studi
Warta Dies
lebih lengkap
Pengumuman
lebih lengkap
Event
lebih lengkap
Bookmark and Share

© 2009 - www.stiesiaedu.com

Best View Resolution 1024 x 768