E-learning  |   Info Akademik  |   Pendaftaran Mahasiswa Baru  |   Dosen  





Berita
berita seputar STIESIA
Kuliah Tamu: Perkembangan Konvergensi Standar Akuntansi Indonesia pada IFRS
22 December 2017

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabaya (STIESIA), Jumat 22 Desember 2017 mengadakan acara Kuliah Tamu: Perkembangan Konvergensi Standar Akuntansi Indonesia pada IFRS dengan Narasumber Dr. Sekar Mayangsari, M.Si., Ak., CA, dosen fakultas ekonomi dan bisnis Universitas Trisakti dan di moderatori oleh Dr. Kurnia, S.E., M.Si., Ak., CPA., CA Bertempat di Convention Hall Graha Widya Bhakti, acara tersebut dihadiri oleh :

1. Pendiri STIESIA Prof. Sutjipto Ngumar, Ph.D., C.P.A
2. Ketua STIESIA Dr. Nur Fadjrih Asyik, S.E., M.Si., Ak.,CA
3 Wakil Ketua II (Bidang Keuangan dan Umum) Dra. Ec. Sasi Agustin, M.M
4. Ketua Program Studi Akuntansi (S1), Dr. Wahidahwati, S.E., M.Si., Ak., CA
5. Para Kepala Program Studi, civitas akademika lainnya dan para mahasiswa

Dr. Nur Fadjrih Asyik, S.E., M.Si., Ak.,CA selaku Ketua STIESIA membuka sekaligus memberikan sambutan pada acara tersebut. Beliau berpesan agar para peserta selaku mahasiswa agar tidak tertinggal atau tidak mengetahui isi dan perkembangan akuntansi keuangan. Beliau juga mengharapkan keaktifan para peserta kuliah tamu, untuk bertanya, mendiskusikan dan memanfaatkan dengan berbagi ilmu, semoga kuliah tamu ini dapat menambah wawasan keilmuan bagi semua.

Dalam materinya, Dr. Sekar Mayangsari, M.Si., Ak., CA menyampaikan bahwa standar akuntansi Indonesia disusun oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan. Standar akuntansi yang disusun antara lain PSAK, PSAK ETAP dan PSAK Syariah. Dewan Standar Akuntansi Keuangan berada dibawah Ikatan Akuntan Indonsia bukan dibawah Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI). Pengurus Pusat IAI, sebagai Dewan Pengawas yang bertugas memilih anggota DSAK,DKSAK, menetapkan mekanisme kerja. Dewan Konsultatif Standar Akuntansi Keuangan bertugas memberikan masukan dan arahan kepada DSKA. Terdapat empat pilar standar akuntansi Indonesia, antara lain: pertama, pernyataan standar akuntansi keuangan. Kedua, standar akuntansi keuangan entitas tanpa akuntabilitas publik signifikan-SAK-ETAP. Ketiga, Standar akuntansi Syariah -SAM Syariah. Keempat, standar akuntansi pemerintahan (SAP). IFRS memiliki manfaat untuk meningkatkan daya banding laporan keuangan, selain itu juga memberikan informasi berkualitas dipasar modal internasional, menghilangkan hambatan arus modal internasional dengan mengurangi perbedaan dalam ketentuan pelaporan keuangan, mengurangi biaya pelaporan keuangan bagi perusahaan multinasional dan biaya untuk analisis keuangan bagi para analis, dan juga meningkatkan kualitas pelaporan keuangan menuju best practise. Karakteristik IFRS antara lain: dinamis, principle based judgement, lebih banyak pengungkapan dan fair value (sesuai dengan harga saat ini).

Memasuki sesi tanya jawab beberapa pertanyaan diajukan oleh peserta, diantaranya kesulitan dan dampak negatif adopsi IFRS, cara penerapan evaluasi IRFS, pihak yang berhak melakukan penilaian IRFS, cara menginput data IRFS, contoh dari disclousur pengungkapan informatif, dan upaya Dewan Standart Akuntansi Keuangan (DSAK) dalam menghadapi perubahan-perubahan IFRS.

Diakhir acara moderator mengakhiri kuliah tamu dengan ucapan terima kasih seluruh peserta yang telah mengikuti kuliah tamu dan kepada narasumber karena telah bersedia berbagi pengalaman dan berharap semoga ilmu yang sudah dibagi menjadi berkah dan bermanfaat.

Acara ditutup dengan penyerahan cinderamata yang diwakili oleh Dr. Nur Fadjrih Asyik, S.E., M.Si., Ak., CA selaku Ketua STIESIA kepada narasumber, Dr. Sekar Mayangsari, M.Si., Ak., CA.

 

foto dari berita diatas
Berita Lainnya
Jenjang Studi
Warta Dies
lebih lengkap
Pengumuman
lebih lengkap
Event
lebih lengkap
Bookmark and Share

© 2009 - www.stiesiaedu.com

Best View Resolution 1024 x 768