E-learning  |   Info Akademik  |   Pendaftaran Mahasiswa Baru  |   Dosen  





Berita
berita seputar STIESIA
Kuliah Tamu dan Penandatanganan MOU antara Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dengan STIESIA Surabaya
21 December 2017

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabaya (STIESIA), Kamis 21 Desember 2017 mengadakan acara Kuliah Tamu: Kunci Sukses membangun Sumber Daya Manusia Berkarakter dengan Narasumber Dr. Suyoto, M.Si, Bupati Kepala Daerah Kabupaten Bojonegoro dan di moderatori oleh Dr. Hendri Sukotjo, S.E., M.M. Bertempat di Convention Hall Graha Widya Bhakti, acara tersebut dihadiri oleh :
1. Pendiri STIESIA Prof. Sutjipto Ngumar, Ph.D., C.P.A
2. Ketua Perpendiknas Drs. Agus Subagio
3. Wakil Ketua I (Bidang Akademik) Dr. Ikhsan Budi Riharjo, S.E, M.Si., Ak.,CA
4. Wakil Ketua II (Bidang Keuangan dan Umum) Dra. Ec. Sasi Agustin, M.M
5. Wakil Ketua III (Bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan) Dr. Suwitho,SE.,MSi
6. Para Kepala Program Studi dan civitas akademika lainnya

Dr. Ikhsan Budi Riharjo, S.E, M.Si., Ak.,CA CA selaku Wakil Ketua I membuka sekaligus memberikan sambutan pada acara tersebut. Beliau menyampaikan bahwa kedatangan narasumber yang tidak lain adalah Bupati Kepala Daerah Kabupaten Bojonegoro merupakan inspirasi untuk memiliki visi kedepan, hal ini diharapkan dapat memberikan motivasi bagi mahasiswa untuk lebih meningktkn potensi dalam bidang karakter yang lebih berkualitas, terlebih untuk memasuki dunia kerja. Beliau berharap setelah ditandatangani MOU ini dapat segera dilakukan berbagai aktivitas yang melibatkan civitas akademika STIESIASurabaya baik dosen maupun mahasiswa. STIESIA Surabaya berkeinginan untuk perperan aktif mendukung pembangunan di Kabupaten Bojonegoro.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan MOU antara STIESIA Surabaya dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, disaksikan oleh pendiri STIESIA, Prof. Sutjipto Ngumar, Ph.D., C.P.A, Ketua Perpendiknas Drs. Agus Subagio, Wakil Ketua I (Bidang Akademik) Dr. Ikhsan Budi Riharjo, S.E, M.Si., Ak.,CA, juga pemberian cinderamata oleh pihak STIESIA Surabaya kepada narasumber.

Dalam materinya, Dr. Suyoto, M.Si menyampaikan bahwa setiap pemimpin adalah penjual. Setiap orang hidup dengan menjual sesuatu. Seseorang harus memahami mana yang harus didahulukan, hak atau kewajiban, berbuat atau meminta, mengambil atau memberi, menjadi penjual atau menjadi konsumen. Sebagai seorang pemimpin yang diharapkan adalah loyalitas, dedikasi, totalitas karya, dan karya terbaik sehingga seorang pemimpin hendaknya menjual janji, harapan, komitmen, dan konsistensi. Pemimpin masyarakat yang berjualan kepada masyarakat untuk mendapatkan pengakuan, agar diikuti, dicintai dan dihargai maka yang dijual adalah janji dan bukti, sikap menghargai, konsisten, pelayanan yang baik, pencerahan dan pemberdayaan yang baik pula. Beberapa faktor yang membuat seseorang gagal dalam berjualan antara lain: tidak mau berjualan, tidak paham kebutuhan konsumen, tidak tahu apa yang dijual, tidak paham dan cakap bagaimana berjualan, tidak paham kepada siapa berjaulan, tidak serius dan gagal memproduksi jualan. Terdapat dua jenis manusia yaitu peminta dan pemberi. Semangat utama dalam hidup hendaknya sebagai manusia memberi, memberikan sesuatu bukan meminta.

Memasuki sesi tanya jawab beberapa pertanyaan diajukan oleh peserta, diantaranya apabila telah melakukan kewajiban namun hak tidak diterima kemudian meminta hak apakah termasuk mental peminta, Nilai yang di terapkan sehingga Kabupaten Bojonegoro dapat maju, hal yang mengakibatkan seeorang tidak bisa membedakan bahwa meminta adalah hal yang salah dan memberi itu benar.

Diakhir acara moderator menutup kuliah tamu dengan ucapan terima kasih seluruh peserta yang telah mengikuti kuliah tamu dan kepada narasumber karena telah bersedia berbagi pengalaman dan berharap semoga ilmu yang sudah dibagi menjadi berkah dan bermanfaat.

foto dari berita diatas
Berita Lainnya
Jenjang Studi
Warta Dies
lebih lengkap
Pengumuman
lebih lengkap
Event
lebih lengkap
Bookmark and Share

© 2009 - www.stiesiaedu.com

Best View Resolution 1024 x 768