E-learning  |   Info Akademik  |   Pendaftaran Mahasiswa Baru  |   Dosen  





Berita
berita seputar STIESIA
Pelantikan dan Pengukuhan 639 Wisudawan dalam Wisuda Periode II tahun 2016-2017 Oleh Ketua STIESIA Surabaya
24 July 2017

Sabtu dan Minggu, 22 dan 23 Juli 2017 bertempat di Convention Hall Graha Widya Bhakti, STIESIA Surabaya dengan acara tunggal Wisuda ke 47 periode 2 tahun 2016-2017. Ketua STIESIA Surabaya melantik dan mengukuhkan 639 orang lulusan kepada bangsa dan negara Indonesia, yang terdiri atas 112 orang Ahli Madya (Program D3), 508 orang Sarjana (Program S1), 9 orang Magister (Program S2), 4 orang Doktor (Program S3), dan 6 orang Pendidikan Program  Profesi Akuntan (PPAk).

Wakil Ketua I bidang Akademik, Dr. Nur Fadjrih Asyik, M.Si., Ak.,CA dalam laporannya di hadapan Senat Akademik STIESIA melaporkan bahwa, lulusan Program D3 Akuntansi memiliki IPK rerata 3,33 dengan masa studi rerata 2 tahun 8 bulan, lulusan Program D3 Manajemen Perpajakan memiliki IPK rerata 3,40 dengan masa studi rerata 2 tahun 9 bulan, lulusan Program S1 Akuntansi memiliki IPK rerata 3,36 dengan masa studi rerata 4 tahun, lulusan Program S1 Manajemen memiliki IPK rerata 3,33 dengan masa studi rerata 3 tahun 9 bilan, lulusan Program S2 Akuntansi memiliki IPK rerata 3,53 dengan masa studi rerata 2 tahun 10 bulan, lulusan Program S2 Manajemen memiliki IPK rerata 3,53 dengan masa studi rerata 3 tahun 4 bilan, lulusan Program S3 Ilmu Manajemen memiliki IPK rerata 3,51 dengan masa studi rerata 4 tahun 3 bulan, lulusan Program Pendidikan Profesi Akuntansi memiliki IPK rerata 3,51 dengan masa studi rerata 1 tahun.

Pada acara wisuda kali ini predikat wisudawan berprestasi masing-masing diraih oleh Basilius Ferdinandus Maydo, A. Md Diploma Tiga (D3) Manajemen Perpajakan predikat masa studi tercepat. Winda Sari Prasetya, A. Md Diploma Tiga (D3) Manajemen Perpajakan predikat Indeks prestasi komulatif tertinggi 3,84. Arif Firmansyah, S.E Strata Satu (S1) Manajemen dengan predikat masa studi tercepat. Anna Fitria, S.E Strata Satu (S1) Manajemen dengan predikat Indeks Prestasi Komulatif tertinggi 3,86. Dr. Dwi Songgo Panggayudi, Ilmu Manajemen (S3) dengan predikat Indeks Prestasi Komulatif tertinggi 3,87. Novia Indah Sari, A.Md Diploma Tiga (D3) Akuntansi predikat masa studi tercepat. Retno Widiastuti, Diploma Tiga (D3) Akuntansi predikat Indeks Prestasi Komulatif tertinggi 3,73 dan Stefani Hindrayanto,S.E Strata Satu (S1) Akuntansi predikat masa studi terceoat dan Indeks Prestasi Komulatif tertinggi 3,86.

Dalam sambutannya Ketua STIESIA Surabaya Dr. Akhmad Riduwan, S.E., M.S.A., Ak.,CA mengucapkan selamat atas keberhasilan para wisudawan dalam menyelesaikan studi di STIESIA, dan menyampaikan bahwa ilmu pengetahuan adalah ilmu hasil pemikiran dan rekayasa manusia sebagai wujud perkembangan peradaban. Manusia yang mengalami perkembangan peradaban menciptakan ilmu untuk tujuan yang baik dan mulia. Aplikasi ilmu pengetahuan bermuara pada satu hal yaitu pencapaian tujuan yang diinginkan oleh manusia dan tujuan itu adalah tujuan yang baik. STIESIA menyambut baik dan memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada Koordinator Kopertis Wilayah VII Jawa Timur yang secara berkelanjutan memantau penyelenggaraan pendidikan karakter di Perguruan Tinggi. STIESIA mengembangkan pendidikan karakter tersebut melalui berbagai cara. Pertama, pendidikan karakter diberikan melalui mata kuliah tersendiri yang mengandung muatan pembentukan karakter bagi mahasiswa. Kedua, pendidikan karakter dilakukan melalui pesan-pesan moral yang disampaikan oleh setiap dosen pada setiap matakuliah yang diajarkan. Ketiga, pendidikan karakter diberikan melalui keteladanan dosen dan tenaga kependidikan dalam kehidupan kampus sehari-hari. Keempat, pendidikan karakter dilakukan melalui penegakan disiplin serta pemberian sanksi yang tegas bagi sivitas akademika yang melanggar etika dan peraturan akademik. Melalui berbagai cara pendidikan dan pengembangan karakter tersebut diharapkan sivitas akademika dan alumni STIESIA makin memahami prinsip-prinsip etika, dan menjadikan prinsip-prinsip tersebut sebagai panduan dalam kehidupan praktis di masyarakat.

Ketua STIESIA menyampaikan apresiasi kepada sivitas akademika dan warga STIESIA yang telah menghasilkan berbagai karya dan prestasi bagi institusi sepanjang tahun 2016-2017, baik tingkat lokal, regional, nasional,maupun internasional. Pada tahun 2017 ini STIESIA memperoleh penghargaan dari Kopertis Wilayah VII Jawa Timur sebagai Sekolah Tinggi Unggulan. Lima Program Studi dari 8 Program Studi yang dikelola STIESIA memperoleh akreditasi BAN-PT dengan Peringkat A (D3 Akuntansi, D3 Manajemen Perpajakan, S1 Akuntansi, S1 Manajemen, dan S2 Akuntansi) sedangkan 3 Program Studi lainnya Peringkat B (S2 Manajemen, s3 Ilmu Manajemen, dan Pendidikan Program Profesi Akuntan).

Kepada Koordinator Kopertis Wilayah VII disampaikan ucapan terima kasih atas pembinaan, pengawasan dan pengendalian yang telah dilakukan pada STIESIA selama ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pendiri STIESIA Prof. Sutjipto Ngumar dan Bapak Hartoyo Abdulkahar serta Ketua Perpendiknas Drs. Agus Subagio yang semuanya memiliki komitmen tinggi untuk mengembangkan STIESIA Surabaya. Ucapan terimakasih kepada seluruh unsur pimpinan, dosen, karyawan, mahasiswa dan alumni atas kerjasama, peran dan komitmennya yang tinggi untuk mengembangkan STIESIA.

Ketua Perpendiknas (Badan Pengelola STIESIA Surabaya) Drs. Ec. Agus Subagio, dalam sambutannya menyampaikan kaitan era globalisasi dengan dunia pendidikan. Memasuki era globalisasi ditandai dengan persaingan ekonomi yang cukup ketat yang diikuti dengan terjadinya perkembangan teknologi informasi, komunikasi dn industri. Persaingan saat ini dikuasai oleh empat negara maju, yaitu Tiongkok, Jepang, Amerika Serikat dan Uni Eropa. Perkembangan teknologi dan informasi yang demikian amat cepat dan ketat menuntut setiap negara untuk berbenah diri dalam menghadapi persaingan tersebut. Bangsa yang mampu membenahi dirinya dengan menigkatkan kualitas sumber daya manusianya, kemungkinan besar akan mampu dalam menghadapi persaingan tersebut. Pendidikan Tinggi yang merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional berada dalam posisi sentral diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas, dan mempunyai kompetensi yang tinggi dalam bidang akademik serta dilengkapi dengan budi pekerti dan akhlak yang baik. Beberapa hal yang menjadi perhatian penting bagi peningkatan kualitas akademik mapupun kompetensi lulusan antara lain meningkatnya tuntutan proses penyeleggaraan pendidikan tinggi yang bermutu dengan mengikuti standar yang telah ditetapkan pemerintah, meningkatnya tuntutan penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berbais riset, eskalasi perkembangan ilmu pengetahuan yang sangat cepat dan bervariatif baik dari sisi kedalamannya maupun keluasannya, meningkatnya tuntutan akan hasil lulusan yang bermutu, dan makin menguatnya kehidupan masyarakat yang berbasis pengetahuan. STIESIA Surabaya dalam upaya memenuhi tuntutan tersebut akan secara terus menerus melakukan peningkatan kualitas akademik dan lulusan dengan cara melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan mengikuti dan melaksanakan berbagai kebijakan yang diterbitkan pemerintah, khususnya kebijakan dari kemenristek dan dikti.

Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dr. Ali Maksum, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kopertis Indonesia mengalami perkembangan yang luar biasa. Terkait dengan korupsi, beliau menginformasikan saat ini korupsi cukup memprihatinkan karena para pelaku usianya semakin muda seiring waktu. Biasanya korupsi di luar perguruan tinggi. Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan tiga hal. Pertama, bagaimana kampus mencegah orang untuk tidak menyontek. Kedua, bagaimana siviitas akademika tidak .melakukan plagiasi. Ketiga, bagaimana mengajari mahasiswa-mahasiswa yang terlibat dalam.kegiatan ketika diberikan dana oleh kampus tidak memanipulasi kuitansi kegiatan. Benih-benih korupsi masa depan tidak boleh dibiarakan, dan STIESIA sudah berupaya dengan tindakan memberikan sangsi pada mahasiswa yang menyontek. Prof. Dr. Ali Maksum menyampaikan pertanyaan kepada para wisudawan: apa yang dapat anda lakukan jika sudah bekerja?, dan pesan moral dari pertanyaan tersebut yaitu jangan melakukan manipulasi. Korupsi dekat dengan akuntansi dan jangan memanipulasi pajak. Ada harapan besar untuk bangsa ini kedepan, yaitu akan ada .perkembangan yang baik. Secara institusi STIESIA telah masuk papan atas Perguruan Tinggi di Jawa Timur, artinya STIESIA ini sudah pada langkah yang benar.
Diakhir sambutannya Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah VII Jawa Timur berpesan agar STIESIA memperluas networking internasional termasuk.memiliki mahasiswa dari Luar Negeri untuk membangun kredibilitas, dan STIESIA tidak.hanya berhenti dalam katagori nasional sehingga kontribusi lebih signifikan.

Rangkaian kegiatan Pelantikan dan Pengukuhan 639 Wisudawan dalam Wisuda Periode II tahun 2016-2017 antara lain pembacaan panca prasetya alumni, sambutan wakil wisudawan oleh Brenda Yukinda suyutno, S.E dan M. Yusron Kurniawan, A.Md, suguhan lagu dari paduan suara Cemara Choir, suguhan tari dari Cemara Dance, pembacan doa oleh Drs. Kasrowi Akhmad, M.H.I dan Anang Subardjo, S.E, M.M.

 

foto dari berita diatas
Berita Lainnya
Jenjang Studi
Warta Dies
lebih lengkap
Pengumuman
lebih lengkap
Event
lebih lengkap
Bookmark and Share

© 2009 - www.stiesiaedu.com

Best View Resolution 1024 x 768