E-learning  |   Info Akademik  |   Pendaftaran Mahasiswa Baru  |   Dosen  





Berita
berita seputar STIESIA
Yudisium dan Pemberian Gelar Doktor Program Studi S3 Ilmu Manajemen : Maria Widyastuti
09 June 2017

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabaya (STIESIA) mengadakan acara Yudisium dan Pemberian Gelar Doktor Program Studi S3 Ilmu Manajemen : Maria Widyastuti. Kamis, 8 Juni 2017 Bertempat di Gedung Graha Widya Bhakti, acara tersebut dihadiri oleh :
1. Ketua STIESIA Dr. Akhmad Riduwan, S.E., M.S.A.,Ak, CA
2. Wakil Ketua I (Bidang Akademik), Dr. Nur Fadjrih Asyik, S.E., M.Si., Ak.CA
3. Wakil Ketua II (Bidang Keuangan dan Umum) Dra. Ec. Sasi Agustin, M.M
4. Wakil Ketua III (Bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan), Dr. Suwitho,SE.,MSi
5. Ketua Program Doktor Ilmu Manajemen (PDIM) Prof. Dr. Budiyanto, M.S
6. Prof. Ir. Hening Widi Oetomo, M.M., Ph.D selaku promotor
8. Tim Penguji, Civitas akademika lainnya juga para undangan

Dalam orasi ilmiah yang berjudul Manajemen Modal Kerja Kunci Sukses Industri Tekstil, Maria Widyastuti menjelaskan penelitian ini difokuskan pada industri tekstil karena menurut laporan Kementrian Perindustrian (2015) terdapat beberapa hal diantaranya: pertama, disektor industri non migas penyerapan tenaga kerja industri tekstil menduduki peringkat kedua setelah industri makanan dan minuman. Kedua, total penduduk di ASEAN kurang lebih sekitar 600 juta jiwa, sementara Indonesia memiliki 240 juta, sandang merupakan kebutuhan pokok kedua setelah pangan, tentu ini merupakan peluang pasar yang besar. Ketiga, sumbangan industri tekstil terhadap PDB mendudukki peringkat keempat setelah sektor makanan dan minuman, sektor alat angkutan mesin, sektor pupuk kimia dan barang dari karet. Keempat, merupakan industri strategis karena industri tekstil hulu (benang) dan hilir (garmen) terus mengalami peningkatan, otomatis produksi tekstil akan naik. Kelima, menurut Wirakusumah (2014) daya saing industri tekstil Indonesia unggul terhadap lima negara ASEAN, sedangkan untuk sektor garmen Indonesia unggul terhadap tujuh negara ASEAN. Keenam, memiliki proporsi modal kerja diatas 40% terhadap total aktiva, sehingga sesuai diangkat dalam penelitian ini yang berasumsi bahwa modal kerja harus dikelola secara efisien kerena memiliki proporsi yang cukup besar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siklus konversi kas tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan. Artinya bahwa variabel SK tidak mendukung pada peningkatan kinerja perusahaan. Hal ini mengindikasikan tidak signifikannya siklus konversi disebabkan tingkat suku bunga masih pada kisaran yang ditetapkan oleh BI yaitu 7,5% sehingga memungkinkan untuk mengambil kredit. Hasil penelitian mengenai perputaran modal kerja berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja perusahaan, artinya bahwa variabel PM tidak mendukung pada peningkatan kinerja perusahaan. Hasil penelitian tidak signifikan terjadi karena perputaran modal kerja dimulai dari saat kas diinvestasikan dalam komponen modal kerja sampai saat kembali menjadi kas sangat lambat.
Beberapa temuan yang dihasilkan dari penelitian ini antara lain:
1. Penelitian ini memberikan informasi kepada para investor dalam membuat keputusan investasi perlu mempertimbangkan struktur investasi, struktur pendanaan, nilai tukar, dan suku bunga karena berdasarkan hasil pengujian dalam penelitian ini menunjukkan variabel tersebut mempunyai pengaruh signifikan pada peningkatan kinerja dan nilai perusahaan.
2. Inflasi tidak berpengaruh terhadap kinerja dan nilai perusahaan karena tingkat inflasi masih tergolong rendah (Samuelson dan ordhaus:2003). Sedangkan siklus konversi kas tidak berpengaruh terhadap kinerja dan nilai perusahaan disebabkan tingkat suku bunga masih berada pada patokan yang ditetapkan BI yaitu 7,5%

Prof. Ir. Hening Widi Oetomo, M.M., Ph.D selaku promotor memberikan pesan dan nasehat secara singkat kepada Maria Widyastuti, beliau menyampaikan bahwa disiplin adalah sesuatu yang harus terus dilakukan setelah seseorang memiliki gelar Doktor. Beliau juga berpesan agar banyak menulis mengenai industri tekstil dari berbagai segi, salah satunya melalui jurnal.

Ketua STIESIA Dr. Akhmad Riduwan, S.E., M.S.A.,Ak, CA, menyampaikan selamat kepada Maria Widyastuti karena telah memenuhi semua persyaratan yang ditentukan sehinggga menjadi seorang Doktor. Beliau sangat berharap semoga gelar Doktor yang diperoleh bermanfaat bagi diri sendiri, kelurga, masyarakat khususnya akademik, bagi institusi dimana Maria Widyastuti mengabdi dan bermanfaat bagi bangsa dan negara. Beliau juga menyampaikan apresiasinya atas nama institusi dan Program Doktor Ilmu Manajemen (PDIM) karena dalam proses penyusuan disertasi memiliki semangat tinggi untuk menyelesaikan. Seseorang yang telah memiliki gelar Doktor maka secara otomatis memiliki tanggung jawab maka hendaknya terus mengembangkan ilmu yang di representasikan dalam disertasi. Dengan gelar Doktor yang telah diraih tidak boleh berhenti berkarya melainkan terus menunjukkan karya-karya nya, gunakan ilmu lebih baik dan dengan benar untuk kemaslahatan kehidupan masyarakat. Tanggung jawab berikutnya adalah gelar Doktor dapat membawa posisi lebih baik. Jagan merubah pola pikir menjadi tidak baik, jangan sampai ilmu pengetahuan yang dimiliki merubah perilaku dari yang baik menjadi tidak baik, tetapi justru sebaliknya. Pesan terakhir ditujukan Ketua STIESIA kepada para mahasiswa PDIM agar mengikuti jejak Maria Widyastutiuntuk segera menyelesaikan disertasinya dan kelulusan ini digunakan sebagai motivasi.

Diakhir sesi, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Anang Subarjo, S.E., MM dan pembawa acara menutup dengan ucapan terima kasih dan mempersilahkan untuk memberi selamat dan berfoto bersama.

foto dari berita diatas
Berita Lainnya
Jenjang Studi
Warta Dies
lebih lengkap
Pengumuman
lebih lengkap
Event
lebih lengkap
Bookmark and Share

© 2009 - www.stiesiaedu.com

Best View Resolution 1024 x 768