E-learning  |   Info Akademik  |   Pendaftaran Mahasiswa Baru  |   Dosen  





Berita
berita seputar STIESIA
The Telkom Way Corporate Culture for Suistainable Growth
09 June 2017

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabaya (STIESIA), Jumat 9 Juni  2017 mengadakan acara Kuliah Tamu: The Telkom Way - Corporate Culture for Suistainable Growth, dengan Narasumber Marnoto, S.E., M.M merupakan GM Telkom Wilayah Sulawesi Selatan dan di moderatori oleh Dr. Suhermin, S.E., M.M. Bertempat di Convention Hall Graha Widya Bhakti, acara tersebut dihadiri oleh :
1. Ketua STIESIA Dr. Akhmad Riduwan, S.E., M.S.A.,Ak, CA
2. Wakil Ketua III (Bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan) Dr. Suwitho,SE.,MSi
3. Ketua Program Studi Manajemen (S1) Dr. Triyonowati, M.Si
4. Civitas Akademika lainnya dan juga para mahasiwa program studi S1 Manajemen

Sebagai pengantar, Dr. Suhermin, S.E., M.M menyampaikan bahwa setiap perusahaan atau organisasi memiliki budaya perusahaan, yang dilahirkan oleh para pendiri perusahaan. Budaya perusahaan adalah norma atau nilai-nilai filsafat. Budaya ini yang mempengaruhi semua aspek perilaku organisasi secara keseluruhan yang pada akhirnya berpengaruh pada kinerja organisasi.
Dalam materi kuliah tamu, Marnoto, S.E., M.M menyampaikan budaya organisasi merupakan sistem makna bersama yang dianut para anggota yang membedakan organisasi satu dengan yang lain. Fungsi budaya organisasi antara lain sebagai penentu batas-batas (pembeda organisasi satu dengan yang lain), sebagai identitas anggota organisasi, komitmen sesuatu yang lebih besar, meningkatkan stabilitas sistem sosial dan sebagai sense making, pembuat makna & pengendali. Para karyawan mempelajari budaya melalui tiga hal: ritual ( seranglaian aktifitas berulang yang mengungkapkan dan memperkuat nilai-nilai kunci organisasi), simbol-simbol/artefak dan bahasa (mengandung nilai-nilai yang di harapkan dapat mewujudkan visi, misi, dan tujuan). Perusahaan selalu berangkat dari visi, misi, dan tujuan, tidak hanya cukup dengan transformasi bisnis, namun juga harus ditunjang transformasi budaya. Oleh karena itu The Telkom 135 bertransformasi menjadi The Telkom Way. The telkom Way merupakan budaya perusahaan mengandung tiga unsur inti 3P, yaitu Philosophy (Always the Best, keyakinan dasar yang berisi filosofi-filosofi dasar bagi Telkomers untuk menjadi insan terbaik juga merupakan sebuah sikap mental dasar untuk selalu menjadi yang terbaik dalam setiap apapun yang dilakukan) , Principle ( To be the star, nilai-nilai inti yang berisi prinsip dasar untuk menjadi insan bintang, tobe the star menandung tiga nilai inti yang disebut 3S: Solid, Speed, Smart), dan Practice (to be a winner, standar perilaku yang berisi praktik-praktik luhur untuk menjadi insan pemenang, standar perilaku ini membentuk pola sikap dan pola tindak karyawan dalam rangka menempa diri menjadi pemenang. Practice to be the winner mengandung tiga standar perilaku yang disebut IFA: Imagine, Focus, Action).

Memasuki sesi tanya jawab bayak pertanyaan yang diberikan oleh peserta kuliah tamu, diantaranya cara memaintenance anggota/karyawan telkom agar tetap berada d jalur the Telkom way, cara menanamkan dan mewujudkan budaya organisasi kepada karyawan serta memotivasi agar visi misi tercapai, penjelasan mengenai fenomena di masyarakat yang memandang buruk telkom terutama dalam perbaikan internet dan tarif yang berbeda-beda dalam satu kota, hambatan transformasi budaya telkom dari telkom 135 ke telkom way, strategi telkom dalam menghadapi persaingan bisnis di Indonesia, cara mengukur budaya yang sudah ditanamkan oleh telkom untuk mengukur berhasil tidak nya, pola recruitment yang ada di telkom sehingga SDM sesuai dengan nilai-nilai yang ada, dan juga pertanyaan mengenai pencetus budaya the telkom way. Acara kuliah tamu ini memang memberikan banyak hal baru, sehingga menarik untuk dibahas dalam acara tersebut.

Diakhir sesi Dr. Suhermin, S.E., M.M sebagai moderator menutup kuliah tamu dengan memberikan simpulan bahwa visi, misi, dan tujuan perusahaan saja tidak cukup namun perlu didukung dengan budaya yang nantinya akan mewujukan visi, misi, dan tujuan. Budaya telkom memang sudah berakar dan mengabadi sehingga masing-masing karyawan secara sadar maupun tidak sadar melakukan budaya ini sebagai panutan dalam bekerja sehingga kinerja organisasi/perusahaan tercapai.

Acara dilanjutkan dengan pemberian cinderamata oleh pihak STIESIA, yang diwakili oleh. Ketua STIESIA Dr. Akhmad Riduwan, S.E., M.S.A.,Ak, CA kepada Narasumber Marnoto, S.E., M.M.

 

 

foto dari berita diatas
Berita Lainnya
Jenjang Studi
Warta Dies
lebih lengkap
Pengumuman
lebih lengkap
Event
lebih lengkap
Bookmark and Share

© 2009 - www.stiesiaedu.com

Best View Resolution 1024 x 768