 Sabtu, 15 Desember 2012 - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya mengelar Wisuda ke 38 Ahli Madya, Sarjana, Magister, Doktor dan Pelantikan Akuntan Periode I Tahun 2012/2013 di kampus STIESIA Surabaya, jalan Menur Pumpungan No. 30 Surabaya. Dalam perhelatan tersebut, terdapat 378 wisudawan yang terdiri dari:
- Diploma III - Prodi Akuntansi: 47 orang
- Diploma III - Prodi Manajemen Perpajakan:23 orang
- Strata Satu - Prodi Akuntansi: 195 orang
- Strata Satu - Prodi Manajemen: 76 orang
- Magister Sains Akuntansi: 8 orang
- Magister Manajemen:13 orang
- PPAk: 13 orang
- Program Doktor Ilmu Manajemen: 3 orang
Sedangkan, diantara 378 wisudawan tersebut di atas, terdapat 6 orang wisudawan berprestasi yaitu:
- Wit Widyaningsih, A.Md. dari D-III Akuntansi dengan IPK 3,58
- Duwi Cahyaningrum, A.Md. dari D-III Perpajakan dengan IPK 3,58
- Anis Rizqi Faizah, S.E. dari S1 Akuntansi dengan IPK 3,66
- Yanuar Robiyanto, S.E. dari S1 Manajemen dengan IPK 3,58
- Peni Meivita, S.Si., M.M. dari Magister Manajemen dengan IPK 3,77
- Dr. Surahono, M.Si. dari Program Doktor Ilmu Manajemen dengan IPK 3,91
Dari ke-enam wisudawan berprestasi tersebut, salah satu diantaranya adalah lulusan pertama dan terbaik dari Program Doktor Ilmu Manajemen STIESIA Surabaya dengan predikat kelulusan DENGAN PUJIAN. Surahono adalah lulusan pertama program S3 Ilmu Manajemen di STIESIA Surabaya dan mendapatkan predikat cumlaude. Program Doktor Ilmu Manajemen STIESIA Surabaya dibuka sejak September 2009, dan STIESIA Surabaya merupakan satu-satunya sekolah tinggi di Indonesia yang menyelenggarakan program doktor.
Selain memiliki target sejak awal menempuh studi Program Doktor Ilmu Manajemen, Surahono juga ingin menerapkan teori yang selama ini dikuasainya tentang Strategi Manajemen, yang akhirnya menghantarkannya menjadi lulusan tercepat angkatan pertama dengan predikat yang sangat membanggakan tersebut. “Sejak awal masuk kuliah, saya sudah memiliki strategi agar dapat belajar cepat dan tepat, selain itu pula waktu saya, saya manage dengan baik sehingga saya dapat menyelesaikan studi dalam waktu 2 tahun 7 bulan”, papar Surahono dalam wawancaranya.
|